Hukum Perikatan

Posted: Juni 30, 2010 in syari'ah

Pengertian Perikatan

Perikatan adalah suatu perhubungan hukum antara dua orang atau dua pihak berdasarkan mana pihak yang satu berhak menuntut sesuatu hal dari pihak yang lain dan pihak yang lain berkewajiban untuk memenuhi tuntutan itu.

Pengertian Perjanjian

Suatu perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang berjanji kepada seorang lain atau dimana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan sesuatu hal.

Pengertian Kontrak

Hukum Kontrak adalah keseluruhan dari kaidah-kaidah hukum yang mengatur hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum.Persamaan dan Perbedaan Perikatan, Perjanjian dan Kontrak

Kontrak merupakan kesepakatan para pihak yang mempunyai konsekuensi hukum yang mengikat, maka pengertiannya sama dengan perjanjian sekalipun istilah kontrak belum tentu sebuah perjanjian karena perjanjian tidak eksklusif sebagai istilah suatu perikatan dalam bisnis.

Hakekat antara perikatan dan perjanjian pada dasarnya sama, yaitu merupakan hubungan hukum antara pihak-pihak yang diikat didalamnya, namun pengertian perikatan lebih luas dari perjanjian, sebab hubungan hukum yang ada dalam perikatan munculnya tidak hanya dari perjanjian tetapi juga dari aturan perundang-undangan. Hal lain yang membedakan keduanya adalah bahwa perjanjian pada hakekatnya merupakan hasil kesepakatan para pihak, jadi sumbernya benar-benar kebebasan pihak-pihak yang ada untuk diikat dengan perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUHPerdata. Sedangkan perikatan selain mengikat karena adanya kesepakatan juga mengikat karena diwajibkan oleh undang undang, contohnya perikatan antara orangtua dengan anaknya muncul bukan karena adanya kesepakatan dalam perjanjian diantara ayah dan anak tetapi karena perintah undang-undang.

Istilah kontrak juga merupakan agreement karena agreement dalam bahasa Indonesia merupakan perjanjian, sedangkan sebuah perjanjian merupakan persetujuan yang melahirkan perikatan, maka istilah perjanjian, kontrak, ataupun agreement memiliki pengertian yang sama.

Pengertian Tasharruf

Tasharruf adalah

كل ما يصدر من شخص باءرادته و يرتب عليه الشرع نتابح حقوقية

Segala sesuatu yang keluar dari seorang manusia dengan kehendaknya syara’ menetapkan beberapa haknya.

Pengertian Aqad

Menurut bahasa ‘Aqad mempunyai beberapa arti, antara lain:

Mengikat (الربط ), yaitu:

جمع طرفى حبلين ويشد احدهما بالاخرحتى يتصلافيصبحا واحدة

Mengumpulkan dua ujung tali dan mengikat salah satunya dengan yang lain sehingga bersambung, kemudian keduanya menjadi sepotong benda.

Sambungan ( عقدة), yaitu:

الموصول الذى يمسكهما ويوثقهما

Sambungan yang memegang kedua ujung itu dan mengikatnya.

Janji ( العهد )

Menurut Istilah (terminologi), yang dimaksud dengan akad adalah:

ارتباط الايجاب بقبول على وجه مشروع يثبت الثراضى

Perikatan ijab dan qabul yang dibenarkan syara’ yang menetapkan keridhaan kedua belah pihak.

مجموع ايجاب احد الطرفين مع قبول الاخر او الكلام الواحد القائم مقامهما

Berkumpulnya serah terima di antara dua pihak atau perkataan seseorang yang berpengaruh pada kedua belah pihak

Pengertian Iltizam

Iltizam adalah

كون شحص مكلف شرعا بعمل او امتناع من عمل لمصلحة غيره

Seseorang yang dibebani pekerjaan menurut syara’ untuk mengerjakan sesuatu atau meninggalkan sesuatu untuk kemaslahatan orang lain.

1. Akad akan cacat jika terjadi hal-hal berikut:

a. Tidak adanya kesesuaian antara ijab dan qabul.

b. Tidak adanya keridhaan dari salah seorang yang berkad.

c. Tidak adanya kejelasan dalam sighat aqad yang diucapkan.

d. Aqad dilakukan oleh orang yang tidak memiliki hak melakukannya.

2. Akad akan berakhir dengan terjadinya hal-hal sebagai berikut :

a. Matinya salah seorang dari yang berakad karena salah satu syarat sah akad adalah orang yang berakad masih hidup.

b. Hilangnya akal dari salah seorang yang berakad, misalnya gila.

c. Dihentikannya pekerjaan yang dimaksud.

d. Telah tercapainya tujuan adanya aqad.

Daftar Pustaka

http://www.lexregis.com/?menu=legal_article&id_la=11

Subekti. 1987. HUKUM PERJANJIAN. Jakarta: PT. Intermasa

Salim. 2006. HUKUM KONTRAK, Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak. Jakarta: Sinar Grafika

FIQH MUAMALAH: Membahas Ekonomi Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s